Apa yang berbeda dari penolakan dan tidak diinginkan?
Mungkin ahli bahasa mengatakan bahwa Penolakan itu berasal dari kata dasar TOLAK yang merupakan kata kerja dan Tidak Diinginkan itu merupakan kata sifat.
Penolakan (Rejection) biasanya terjadi setelah ada hal yang Tidak Diinginkan (Unwanted), misalnya Penolakan terhadap peraturan larangan merokok (peraturan larangna merokok merupakan hal yang Tidak Diinginkan).
Dalam hubungan interpersonal, kadang Rejection tidak terjadi pada Unwanted things. Dalam hal tertentu, orang sulit untuk menolak suatu hal tetapi tetap menganggap hal tersebut adalah hal yang Tidak Diinginkan. Sebagian menganggap, hal tersebut "Belum Dibutuhkan" namun bagi orang yang merasakan bisa jadi "Tidak Diinginkan". Misalnya dalam seleksi calon tenaga kerja, orang yang tidak keterima menganggap dirinya "Tidak Diinginkan" namun bagi pihak perusahaan kadang berkilah kalau orang tersebut saat ini "Belum Dibutuhkan". Intinya apa? Penyampaian pesan! terkadang orang terlalu sibuk memilih kata-kata agar pesan yang disampaikan tidak terlalu melukai lawan bicara, namun apakah mereka sadar kadang pemilihan kata tersebut akan membuat suatu intepretasi tersendiri sehingga muncul salah tafsir? Lalu, sebaiknya bagaimana?
Tidak ada "sebaiknya" atau "seharusnya" pada hal seperti ini, tetapi yang perlu diketahui adalah bagaimana kita menghadapi lawan bicara kita terutama terhadap orang yang sudah kita kenal baik. Bukankah lebih mudah memilih kata yang akan diucapkan?
Perasaan Rejection dan Unwanted tidak selalu datang bersamaan dan tidak selalu selaras. Kadang hanya salah satu yang terjadi, namun keduanya tidaklah menyenangkan baik merasa ditolak maupun merasa tidak diinginkan.